Firman Soebagyo Dorong Harga Pangan Dijamin

Foto : Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo. Dok ist

SUARAINDONESIA.ORG – Keberhasilan Indonesia mencapai swasembada beras dinilai perlu diikuti kebijakan yang mampu menjaga semangat petani untuk terus berproduksi. Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo mendorong pemerintah memberikan kepastian harga bagi petani agar capaian tersebut dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

Firman menyampaikan hal itu saat merespons Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Menurut Firman, capaian swasembada beras menjadi perkembangan positif bagi ketahanan pangan nasional. Target produksi yang sebelumnya diproyeksikan baru tercapai pada 2027 bahkan telah dicapai lebih awal pada 2025–2026 dengan capaian sekitar 5,3 juta ton. Sementara itu, stok beras nasional saat ini juga masih berada dalam kondisi aman.

Namun, ia mengingatkan capaian tersebut tidak boleh membuat pemerintah lengah. Kebijakan yang memberikan kepastian harga dinilai menjadi salah satu faktor penting agar petani tetap memiliki insentif untuk meningkatkan produksi.

“Petani itu mau untuk menanam varietas atau komoditas tertentu asal ada jaminan harga. Oleh karena itu, saya mengusulkan komoditas tertentu ditetapkan harganya oleh pemerintah seperti beras,” ujar Firman.

Menurut politikus Partai Golkar tersebut, kepastian harga juga perlu dipertimbangkan untuk sejumlah komoditas pertanian lainnya. Dengan adanya jaminan pasar dan harga, petani dinilai memiliki kepastian usaha sekaligus terdorong meningkatkan produksi pangan dalam negeri.

Firman juga mengingatkan pemerintah agar tidak sepenuhnya menyerahkan komoditas pangan strategis kepada mekanisme pasar bebas. Produk pertanian dalam negeri masih menghadapi persaingan dengan produk impor yang berpotensi menekan harga dan pendapatan petani.

“Komoditas tertentu tidak bisa dilepas melalui mekanisme pasar bebas. Kita tidak mampu bersaing dengan impor. Kuncinya adalah produksi dalam negeri ditingkatkan secara bertahap dan impornya juga dikurangi secara gradual,” tegasnya.

Ia menilai kebijakan pangan harus mampu menjaga keseimbangan antara kepentingan petani dan konsumen. Harga di tingkat petani harus memberikan keuntungan yang layak agar produksi tetap menarik, tetapi harga pangan di tingkat konsumen juga harus tetap terjangkau.

Karena itu, Firman mendorong pemerintah tidak hanya mempertahankan capaian swasembada beras, tetapi juga membangun sistem pangan nasional yang berkelanjutan untuk berbagai komoditas strategis.

Menurutnya, keberhasilan tersebut membutuhkan kebijakan harga yang konsisten, peningkatan produksi, pengendalian impor, serta inovasi dan diversifikasi pangan secara terpadu.

“Kalau itu dilakukan, saya yakin akan bisa stabil,” pungkas Firman.

NEWSPolitikFirman Soebagyo Dorong Harga Pangan Dijamin
- Advertisement -spot_img

TERKINI

- Advertisement -spot_img