
SUARAINDONESIA.ORG – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mempercepat pemulihan jaringan telekomunikasi dan layanan digital setelah gempa bumi melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT). TelkomGroup mengerahkan ratusan personel teknis untuk memastikan masyarakat tetap terhubung di tengah kondisi darurat.
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan, kondisi layanan telekomunikasi di wilayah terdampak berangsur normal. Dari total 735 site BTS Telkomsel yang terdampak, sebanyak 85 persen kini telah kembali beroperasi.
“Alhamdulillah trafik sudah berangsur normal. Walaupun pada awalnya terdapat sekitar 50 persen BTS Telkomsel terganggu, saat ini sejalan dengan upaya percepatan perbaikan dan listrik yang mulai kembali, sebagian besar sudah pulih,” ujar Dian dalam Rakor Penanganan Gempa Wilayah Nusa Tenggara Timur, Minggu (16/8/2026).
Pemulihan dilakukan di sejumlah wilayah terdampak, antara lain Nagekeo, Manggarai Timur, Manggarai, Manggarai Barat, Alor, Ende, dan Ngada. Sekitar 400 BTS serta 2.600 pelanggan IndiHome yang sempat terdampak pada awal gempa berhasil dipulihkan dalam waktu kurang dari 24 jam.
Untuk layanan fixed broadband, sebanyak 16.788 dari total 17.062 pelanggan IndiHome atau sekitar 98,3 persen telah kembali terlayani. Sementara pelanggan lainnya masih dalam proses pemulihan secara bertahap.
Di sisi lain, jaringan backbone TelkomGroup masih berfungsi berkat dukungan jalur cadangan. Namun, sejumlah fiber optik yang terputus, baik di darat maupun laut, membuat kapasitas layanan di beberapa titik mengalami penurunan.
Untuk mempercepat penanganan, TelkomGroup mengerahkan sekitar 300 tim teknis ke wilayah terdampak. Mereka melakukan asesmen, pemulihan jaringan, hingga penanganan infrastruktur pendukung dengan tetap mengutamakan keselamatan personel dan masyarakat.
TelkomGroup juga mengoptimalkan pasokan listrik mandiri melalui genset bergerak dan genset tetap. Langkah ini dilakukan untuk menjaga layanan tetap berjalan sembari menunggu pasokan listrik kembali normal.
Telkom Siapkan Paket Darurat Rp1
Pemulihan jaringan juga dibarengi dukungan langsung bagi pelanggan. Telkomsel menyediakan Paket Darurat berupa 3 GB data, 1.000 SMS, dan 300 menit telepon dengan harga Rp1 dan masa berlaku tujuh hari. Paket tersebut dapat diaktifkan melalui 88820#.
Dian menegaskan, konektivitas menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat dalam situasi bencana, baik untuk berkomunikasi dengan keluarga maupun mendapatkan informasi dan bantuan.
“Kami memahami bahwa di tengah situasi bencana seperti ini, konektivitas menjadi kebutuhan yang semakin vital bagi masyarakat. Karena itu, seluruh tim TelkomGroup terus bergerak dan mengerahkan sumber daya yang diperlukan untuk mempercepat pemulihan layanan,” katanya.
Dalam proses tersebut, TelkomGroup berkoordinasi dengan Danantara Indonesia, BP BUMN, Kementerian Komunikasi dan Digital, BNPB, BPBD, TNI/Polri, pemerintah daerah, BUMN, mitra, serta relawan.
TelkomGroup memastikan proses pemulihan akan terus dilakukan hingga seluruh layanan di wilayah terdampak kembali optimal, dengan tetap menempatkan keselamatan personel dan masyarakat sebagai prioritas.




