
SUARAINDONESIA.ORG – Antusiasme penonton terhadap film Harusnya Horror begitu tinggi bahkan sebelum resmi tayang di bioskop. Film debut penyutradaraan Reza Oktovian (Reza Arap) ini berhasil mencatatkan penjualan advance ticket sales (ATS) yang ludes terjual, termasuk dalam rangkaian special screening di berbagai kota di Indonesia.
Penjualan tiket habis di sejumlah kota seperti Jakarta, Depok, Bekasi, Bogor, Bali, Batam, Banjarmasin, Jambi, Lampung, Palembang, Pekanbaru, Makassar, Samarinda, hingga Pontianak. Capaian tersebut menjadi sinyal kuat besarnya rasa penasaran publik terhadap karya perdana Reza Arap sebagai sutradara sekaligus debut akting para anggota AAAClan di layar lebar.
Diproduksi Ess Jay Pictures, Harusnya Horror menjadi proyek yang memiliki makna khusus bagi Reza. Ia mengaku pengalaman menggarap film pertamanya memberikan tantangan yang jauh berbeda dibandingkan dunia kreatif yang selama ini digelutinya.
“Ini debut penyutradaraan saya, dan saya menganggapnya seperti kuliah saat syuting, tapi langsung skripsi. Salah satu momen paling berkesan adalah hari pertama syuting. Saya sempat kaget melihat lingkungan produksi, kru yang begitu banyak, dan saya harus memimpin semuanya. Setelah itu, prosesnya berjalan lancar,” ujar Reza.
Di balik proses produksi, Reza juga mengenang sosok Lula Lahfah, yang turut membintangi film tersebut. Baginya, Lula meninggalkan kesan mendalam tidak hanya sebagai pemain, tetapi juga sebagai pribadi yang selalu membawa energi positif di lokasi syuting.
“Lula sangat besar perannya di film ini. Dia tidak pernah mengeluh dalam keadaan apa pun, selalu membawakan makanan untuk kru dan para pemain. Dia sosok yang sangat loveable,” kenangnya.
Film Harusnya Horror juga menjadi karya layar lebar terakhir yang menampilkan mendiang Lula Lahfah. Seluruh tim produksi mengenang dedikasi dan kontribusinya dengan penuh rasa hormat.Selain Reza Arap, film ini dibintangi para anggota AAAClan, yakni Tierison (Jot), Garry Ang, Yukatheo, Aldy Renaldy (Aloy), Bravyson, Niko Junius, Ariyanto (Ibot), dan Teguh Prakoso (Tepe). Sejumlah nama lain seperti Ronny PTjandra, Malka Rafasya, serta penampilan spesial Yoshua Marcellos (Celloz) turut meramaikan jajaran pemain.
Diproduseri oleh David Suwarto, Sridhar Jetty, dan Jimmy Lalwani, Harusnya Horror dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 20 Agustus 2026. Melihat tingginya minat penonton sejak masa penjualan tiket awal, film ini berpotensi menjadi salah satu rilisan horor Indonesia yang paling dinantikan pada Agustus tahun ini.




