Listrik Flores Kembali Normal, 1.144 Personel PLN Dikerahkan

Foto : Suasana posko pengungsian warga di Lapangan Berdikari Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Senin (17/8) malam. Dok PLN

SUARAINDONESIA.ORG – Sistem kelistrikan di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya kembali normal setelah terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Laut Flores. PLN memastikan seluruh pelanggan yang sempat mengalami gangguan telah kembali mendapatkan pasokan listrik pada Selasa (18/8) pukul 17.40 WITA.

Pemulihan dilakukan secara bertahap sejak gempa terjadi. Sebanyak 1.144 personel PLN diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan jaringan, pengamanan, perbaikan, hingga penormalan sistem di sejumlah lokasi terdampak.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengapresiasi langkah cepat PLN dalam memulihkan kelistrikan. Menurutnya, kembalinya listrik menjadi bagian penting dari proses pemulihan masyarakat setelah bencana.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur mengucapkan terima kasih kepada PLN, baik Direksi di pusat maupun juga General Manager di NTT dan khususnya wilayah Flores,” kata Melki.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, petugas PLN langsung bergerak setelah gempa terjadi. Mereka bekerja siang dan malam untuk memastikan jaringan yang terdampak dapat segera kembali beroperasi.

“Tidak mudah, tetapi semangatnya satu, bagaimana listrik bisa kembali normal dan masyarakat bisa segera menjalankan aktivitasnya,” ujar Darmawan.

Ia menyebut pemulihan tersebut tidak dilakukan PLN sendirian. Dukungan Kementerian ESDM, pemerintah daerah, BPBD, TNI, Polri, serta masyarakat turut membantu mempercepat proses di lapangan, terutama dalam membuka akses dan memberikan informasi mengenai kondisi wilayah terdampak.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT F. Eko Sulistyono menjelaskan, petugas harus memeriksa jaringan titik demi titik sebelum sistem dinormalkan. Sejumlah lokasi juga menghadapi kendala akses dan kerusakan infrastruktur akibat gempa.

“Personel, material, dan peralatan terus kami mobilisasi agar setiap titik dapat segera ditangani dengan cepat dan tetap mengutamakan keselamatan,” jelas Eko.

Menurut Eko, meski sistem kelistrikan Flores telah pulih 100 persen, PLN masih menyiagakan personel untuk memantau jaringan dan mengantisipasi gangguan susulan.

Pemulihan listrik juga diharapkan mendukung aktivitas ekonomi dan pariwisata di Labuan Bajo yang merupakan salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). PLN memastikan pasokan listrik tetap menjadi bagian dari dukungan terhadap aktivitas masyarakat dan sektor pariwisata di wilayah tersebut.

Tak hanya memperbaiki jaringan, PLN juga menyalurkan bantuan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Bantuan disalurkan berkoordinasi dengan BPBD, pemerintah daerah, dinas sosial, dan aparat keamanan.

Bantuan tersebut meliputi penerangan darurat, paket pangan dan logistik, kebutuhan kesehatan dan medis, paket khusus balita dan anak, hingga perlengkapan kebersihan dan sanitasi.

“Di situasi seperti ini, yang paling penting adalah bagaimana kita bisa ikut meringankan beban masyarakat,” pungkas Eko.

EKONOMIEnergiListrik Flores Kembali Normal, 1.144 Personel PLN Dikerahkan
- Advertisement -spot_img

TERKINI

- Advertisement -spot_img