Jamkrindo Dukung Pemurnian Industri Penjaminan untuk Perluas Akses Pembiayaan UMKM

Dok Jamkrindo

SUARAINDONESIA.ORG –  PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) menyatakan dukungannya terhadap langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mendorong pemurnian industri penjaminan nasional. Kebijakan tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat fondasi industri penjaminan agar lebih fokus, sehat, dan berkelanjutan dalam mendukung akses pembiayaan bagi pelaku usaha, khususnya UMKM.

Komitmen tersebut ditunjukkan Jamkrindo melalui partisipasinya dalam Indonesia Guarantee Summit (IGS) 2026 yang mengusung tema “Pemurnian Industri Penjaminan sebagai Fondasi Penguatan Akses Pembiayaan dan Stabilitas Sistem Keuangan” di Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Plt Sekretaris Perusahaan Jamkrindo, Agustinus Handoko, mengatakan industri penjaminan memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui fungsi mitigasi risiko serta memperluas akses pembiayaan bagi sektor produktif.

Menurutnya, pemurnian industri penjaminan perlu dipandang sebagai upaya memperkuat ekosistem penjaminan nasional agar semakin kredibel, prudent, dan memiliki kapasitas yang lebih besar dalam mendukung berbagai program prioritas pemerintah.

“Pemurnian industri penjaminan merupakan langkah strategis untuk memperkuat fokus bisnis penjaminan sehingga industri dapat tumbuh lebih sehat, profesional, dan berkelanjutan. Dengan industri yang semakin kuat, kapasitas penjaminan nasional juga akan semakin besar dalam mendukung akses pembiayaan UMKM dan sektor produktif,” ujar Handoko.

Ia menjelaskan, Jamkrindo terus melakukan berbagai transformasi melalui penguatan tata kelola perusahaan, digitalisasi layanan, peningkatan kualitas pelayanan, serta penguatan manajemen risiko. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan daya saing industri penjaminan di tengah tantangan ekonomi global.

Selain itu, Jamkrindo juga menilai sinergi antara regulator, pemerintah, industri jasa keuangan, dan perusahaan penjaminan menjadi kunci dalam membangun ekosistem pembiayaan yang lebih inklusif.

Handoko menambahkan, penguatan industri penjaminan perlu dibarengi dengan pengembangan kapasitas penjaminan ulang, kolaborasi antar lembaga penjaminan, serta peningkatan literasi masyarakat terkait manfaat penjaminan.

Melalui forum Indonesia Guarantee Summit 2026, berbagai pemangku kepentingan diharapkan dapat menyelaraskan arah kebijakan dan memperkuat kolaborasi guna menjadikan industri penjaminan sebagai salah satu pilar penting dalam memperluas akses pembiayaan, memperdalam sektor keuangan nasional, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan.

EKONOMIKorporasiJamkrindo Dukung Pemurnian Industri Penjaminan untuk Perluas Akses Pembiayaan UMKM
- Advertisement -spot_img

TERKINI

- Advertisement -spot_img