
SUARAINDONESIA.ORG – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, menekankan pentingnya integritas dalam profesi penilai saat menghadiri halalbihalal MAPPI di Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Dalam sambutannya, Ossy mengingatkan bahwa momentum Idulfitri menjadi refleksi untuk menjaga kejujuran dan kebersihan niat, terutama bagi profesi yang berkaitan langsung dengan penilaian aset dan kepentingan publik.
“Setiap nilai yang ditetapkan dan angka yang ditulis akan membawa konsekuensi bagi banyak pihak. Karena itu, integritas menjadi fondasi utama,” ujarnya.
Ia menilai profesi penilai tidak hanya mengandalkan kemampuan intelektual, tetapi juga harus mempertimbangkan aspek etika dan moral dalam setiap keputusan. Menurutnya, menghadirkan hati dalam proses penilaian menjadi kunci menjaga kepercayaan publik.
Acara bertema “Menapaki Jejak Baru, Mengukir Berkah dalam Harmoni” ini dihadiri ratusan anggota MAPPI. Ketua Umum MAPPI, Budi Prasodjo, menyebut peran profesi penilai kini semakin luas, mulai dari sektor asuransi, perbankan, hingga kebijakan publik.
“Peran penilai sangat penting, termasuk dalam mendukung kebijakan pemerintah seperti pembebasan lahan untuk infrastruktur yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ossy turut didampingi Tenaga Ahli Menteri Bidang Administrasi Negara dan Good Governance Ajie Arifuddin serta Direktur Penilaian Tanah dan Ekonomi Pertanahan Yuliana.
Melalui momentum ini, pemerintah berharap profesi penilai semakin profesional, berintegritas, dan berkontribusi nyata dalam mendukung pembangunan nasional.




