Sabtu, Februari 14, 2026
spot_img

OJK Dorong Literasi Asuransi Generasi Muda

SUARAINDONESIA.ORG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di sektor perasuransian, khususnya bagi generasi muda. Edukasi sejak dini dinilai krusial untuk membangun ketahanan finansial masyarakat sekaligus menopang stabilitas ekonomi nasional.

Hal itu disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK, Ogi Prastomiyono, dalam kuliah umum bertajuk “Insights for the Future” di Universitas Jember (UNEJ), Kamis (12/2).

“Risiko merupakan bagian dari kehidupan. Yang membedakan adalah kesiapan dalam mengelolanya. Asuransi hadir sebagai instrumen perlindungan agar masyarakat tidak menghadapi risiko sendirian,” ujar Ogi.

Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, indeks literasi asuransi tercatat 45,45 persen, sedangkan inklusi asuransi baru 28,50 persen. Angka ini menunjukkan masih adanya kesenjangan pemahaman dan akses yang perlu dipersempit melalui edukasi berkelanjutan.

Ogi menegaskan, asuransi berperan strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mendukung pembangunan nasional. Karena itu, generasi muda didorong untuk mengelola keuangan secara efektif dan memikirkan mitigasi risiko sejak awal.

Rektor UNEJ Iwan Taruna menyebut kegiatan ini relevan di tengah dinamika ekonomi global yang fluktuatif. Menurutnya, sektor keuangan memegang peran vital dalam mendorong pertumbuhan sekaligus melindungi masyarakat dari berbagai risiko.

Kuliah umum diikuti lebih dari 300 peserta dan diisi diskusi panel bersama asosiasi industri asuransi. Dalam rangkaian kegiatan, UNEJ juga menandatangani kerja sama dengan industri untuk memperkuat literasi, penelitian, serta pengembangan SDM di bidang perasuransian.

EKONOMIKeuanganOJK Dorong Literasi Asuransi Generasi Muda
- Advertisement -spot_img

TERKINI

- Advertisement -spot_img