Senin, Maret 30, 2026
spot_img

Arus Balik Sumatera–Jawa Naik Tajam, ASDP Perkuat Layanan dan Antisipasi Puncak

Dok ASDP

SUARAINDONESIA.ORG – Arus balik Lebaran 2026 dari Sumatera menuju Jawa terus mengalami lonjakan signifikan. Di tengah tingginya mobilitas masyarakat, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan layanan penyeberangan tetap berjalan lancar, aman, dan nyaman melalui penguatan operasional di lapangan.

Berdasarkan data Posko per 23 Maret 2026 (H+1), total penumpang tercatat mencapai 91.657 orang atau melonjak 58,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 57.801 orang. Sementara itu, jumlah kendaraan menembus 25.332 unit atau naik 70,4 persen dari 14.866 unit.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyebut tren peningkatan arus balik masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Puncak arus balik diperkirakan terjadi bertahap, yakni pada 24 Maret, serta kembali meningkat pada 28–29 Maret.

“Hingga H+2 pukul 14.00 WIB, jumlah penumpang mencapai 50.631 orang atau naik 53,5 persen, dengan total kendaraan 12.654 unit atau meningkat 48,1 persen,” ujarnya.

Secara kumulatif, pergerakan arus balik hingga H+2 telah mencapai 142.288 penumpang dan 37.634 kendaraan, atau sekitar 15 persen dari total trafik arus mudik. ASDP pun mengimbau masyarakat mengatur waktu perjalanan untuk menghindari kepadatan di pelabuhan.

Di lapangan, ASDP menyiapkan 28 hingga 33 kapal per hari, menyesuaikan tingkat kepadatan. Pola Tiba Bongkar Berangkat (TBB) juga diterapkan untuk mempercepat rotasi kapal dan menjaga kelancaran arus kendaraan.

General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, menjelaskan optimalisasi dilakukan melalui buffer zone di sejumlah titik strategis, seperti KM49B, KM20B, Terminal Gayam, dan RM Gunung Jati di Bakauheni, serta KM63, KM48, dan Buffer Zone JLS di Merak.

“Buffer zone tidak hanya berfungsi sebagai penampung kendaraan, tetapi juga sebagai titik verifikasi tiket. Pengguna jasa yang belum memiliki tiket atau tidak sesuai jadwal akan ditandai,” jelasnya.

Dari sisi layanan, ASDP menerapkan skema single tarif serta pengaturan distribusi kendaraan secara dinamis di dermaga. Dermaga tambahan juga dioperasikan sebagai langkah antisipasi jika terjadi lonjakan volume.

ASDP kembali mengingatkan masyarakat untuk membeli tiket lebih awal melalui platform Ferizy yang tersedia hingga H-60 sebelum keberangkatan.

“Tidak ada lagi penjualan tiket di pelabuhan. Pastikan sudah memiliki tiket sebelum tiba,” tegas Heru.

Secara kumulatif H-10 hingga H+1, total penumpang dari Sumatera ke Jawa mencapai 572.270 orang atau naik 11,8 persen, dengan 127.363 kendaraan atau meningkat 19,7 persen. Sementara dari Jawa ke Sumatera tercatat 995.119 penumpang dan 262.986 kendaraan.

Dengan kesiapan armada dan pengelolaan operasional yang adaptif, ASDP memastikan arus balik Lebaran tahun ini tetap terkendali dan nyaman bagi masyarakat.

EKONOMIKorporasiArus Balik Sumatera–Jawa Naik Tajam, ASDP Perkuat Layanan dan Antisipasi Puncak
- Advertisement -spot_img

TERKINI

- Advertisement -spot_img