H-6 Angkutan Lebaran 2026, Trafik Penyeberangan Bakauheni Mulai Naik

Dok ASDP

SUARAINDONESIA.ORG – Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026 (1447 H), aktivitas penyeberangan di lintasan utama penghubung Pulau Sumatera dan Jawa mulai menunjukkan peningkatan. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Utama Bakauheni terus memantau perkembangan pergerakan penumpang dan kendaraan melalui Posko Angkutan Lebaran yang beroperasi selama periode layanan mudik.

Data Posko Angkutan Lebaran mencatat sebanyak 46,641 penumpang menyeberang dari Sumatera menuju Jawa pada H-6 atau 15 Maret 2026, meningkat 14,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sedangkan jumlah kendaraan yang menyeberang tercatat 9,092 unit, atau meningkat 17,4% dibandingkan tahun sebelumnya. 

Secara rinci, kendaraan roda dua yang menyeberang mencapai 877 unit atau naik 62,7% dibandingkan tahun lalu. Sementara kendaraan roda empat tercatat 5.210 unit, meningkat 15,4%. Untuk kendaraan logistik, tercatat 2,374 unit truk atau naik 13,4%, serta 631 unit bus yang menyeberang atau meningkat 5,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Utama Bakauheni Partogi Tamba mengatakan peningkatan trafik ini merupakan indikasi awal meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang puncak arus mudik Lebaran. “Untuk menghadapi lonjakan pergerakan tersebut, ASDP menyiapkan 57 unit kapal siap operasi dengan proyeksi 2,949 trip kapal selama periode Angkutan Lebaran. Selain itu, kami juga mengerahkan 786 personel operasional guna memastikan layanan penyeberangan berjalan aman dan lancar,” ujar Partogi. 

Ia menambahkan, pengelolaan arus kendaraan di pelabuhan dilakukan melalui optimalisasi waktu sandar kapal (port time), penerapan sistem delaying, serta pemanfaatan buffer zone untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di area pelabuhan.

Selain aspek operasional, ASDP juga memperkuat sistem pengawasan dan layanan penumpang selama periode Angkutan Lebaran. Pengawasan di area pelabuhan ditingkatkan melalui pemantauan CCTV di titik-titik strategis, serta penyediaan layanan kesehatan 24 jam bagi penumpang yang membutuhkan bantuan medis darurat.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Windy Sustia Andale menegaskan bahwa kelancaran Angkutan Lebaran merupakan kolaborasi berbagai pihak. “Penyelenggaraan Angkutan Lebaran melibatkan sinergi sejumlah pihak , mulai dari regulator, operator, aparat keamanan hingga pemerintah daerah. Kolaborasi lintas instansi ini menjadi kunci dalam memastikan mobilitas masyarakat selama periode mudik dapat berjalan dengan tertib dan lancar,” ujar Windy.

Sebagai bagian dari pengaturan arus kendaraan, ASDP juga mendukung implementasi kebijakan Surat Keputusan Bersama (SKB) lintas instansi. Pada periode 23–29 Maret 2026, kendaraan logistik besar golongan VB hingga IX akan dialihkan dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan BBJ Muara Pilu – Bojonegara untuk mengurangi potensi kepadatan di lintasan utama Bakauheni–Merak. 

ASDP berharap masyarakat dapat merencanakan perjalanan lebih awal dan mematuhi seluruh pengaturan operasional yang berlaku agar perjalanan mudik Lebaran tahun ini dapat berlangsung lancar, aman, dan nyaman.

EKONOMIKorporasiH-6 Angkutan Lebaran 2026, Trafik Penyeberangan Bakauheni Mulai Naik
- Advertisement -spot_img

TERKINI

- Advertisement -spot_img