Jumat, Februari 6, 2026
spot_img

Layanan REC PLN Kian Diminati, Penjualan Tumbuh Hampir 20% Sepanjang 2025

Tampilan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulubelu di Lampung berkapasitas 110 megawatt (MW). PLTP ini menjadi salah satu pembangkit PLN yang berkontribusi terhadap layanan REC PLN. Dok PLN

SUARAINDONESIA.ORG – Minat pelanggan terhadap layanan Green as a Service (GEAS) Renewable Energy Certificate (REC) PT PLN (Persero) terus menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, penjualan REC tercatat mencapai 6,43 terawatt hour (TWh) atau tumbuh 19,65% secara tahunan (year on year/yoy).

REC merupakan sertifikat yang membuktikan penggunaan listrik dari pembangkit energi baru dan terbarukan (EBT). Skema ini memungkinkan pelanggan, khususnya sektor industri dan bisnis, berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon tanpa perlu melakukan perubahan pada infrastruktur kelistrikan. Selain itu, REC juga memberikan pengakuan penggunaan energi hijau yang transparan dan diakui secara internasional.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelaku industri terhadap produk energi hijau PLN, seiring menguatnya kesadaran akan pentingnya transisi energi.

“Pertumbuhan layanan REC hingga 19,65% sepanjang 2025 menunjukkan kesiapan sektor industri dan bisnis untuk berperan aktif dalam transisi energi bersih demi meningkatkan daya saing,” ujar Darmawan.

Ia menambahkan, sejak diluncurkan pada 2020, penjualan REC terus meningkat secara konsisten hingga 2025. Hal ini menegaskan REC semakin diterima sebagai instrumen strategis bagi pelaku usaha dalam mendukung energi terbarukan dan menurunkan emisi karbon.

Sementara itu, Direktur Retail dan Niaga PLN Adi Priyanto menyebut, pelanggan industri berskala besar menjadi pendorong utama kinerja REC. Pada Desember 2025, sekitar 55% penjualan REC berasal dari sepuluh pelanggan dengan volume pembelian terbesar.

“Sektor industri berat masih mendominasi pemanfaatan REC. Pembelian tertinggi mencapai 779.000 MWh, sedangkan terendah sekitar 93.966 MWh,” jelas Adi.

Saat ini, PLN mengoperasikan 12 pembangkit EBT yang menyuplai listrik hijau bagi pelanggan GEAS, mulai dari PLTP, PLTA, PLTM hingga PLTS. PLN menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat layanan REC guna mendukung target transisi energi nasional dan pembangunan berkelanjutan.

NEWSPolitikLayanan REC PLN Kian Diminati, Penjualan Tumbuh Hampir 20% Sepanjang 2025
- Advertisement -spot_img

TERKINI

- Advertisement -spot_img