Rabu, Februari 11, 2026
spot_img

Jaringan SPKLU PLN Melonjak 44% Sepanjang 2025, Ekosistem Kendaraan Listrik Kian Matang

Ilustrasi pengguna kendaraan listrik sedang menggunakan aplikasi PLN Mobile untuk mengisi daya di salah satu SPKLU. Dok PLN

SUARAINDONESIA.ORG – Pengguna kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) di Indonesia kini semakin dimanjakan dengan infrastruktur pengisian daya yang kian masif dan merata. Sepanjang tahun 2025, PT PLN (Persero) bersama mitra berhasil menghadirkan 4.655 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), meningkat sekitar 44% dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 3.223 unit.

Tak hanya bertambah dari sisi jumlah, sebaran SPKLU juga semakin luas. Hingga akhir 2025, SPKLU PLN telah beroperasi di 3.007 titik lokasi di berbagai wilayah Indonesia, naik signifikan dari 2.192 lokasi pada tahun sebelumnya. Langkah ini dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap kendaraan listrik.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan penguatan infrastruktur SPKLU merupakan bentuk komitmen PLN dalam mendukung arahan pemerintah mempercepat ekosistem EV nasional, sekaligus mendorong transisi energi dan pengurangan emisi karbon sektor transportasi.

“Dengan ketersediaan SPKLU yang semakin masif dan andal, kami ingin menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik,” ujar Darmawan.

Sementara itu, Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, menyampaikan bahwa peningkatan juga dilakukan pada sisi teknologi. Saat ini, PLN telah mengoperasikan 633 unit Ultra Fast Charging, 482 Fast Charging, 2.681 Medium Charging, serta 859 Standard Charging guna menekan kekhawatiran jarak tempuh pengguna EV.

Minat masyarakat terhadap layanan Home Charging Services (HCS) juga melonjak tajam. Hingga akhir 2025, tercatat 70.250 pelanggan memanfaatkan HCS, naik lebih dari dua kali lipat dibandingkan 32.215 pelanggan pada 2024. Pertumbuhan ini didorong berbagai insentif, mulai dari diskon biaya pasang hingga tarif listrik khusus pengisian malam hari.

PLN turut memperkuat ekosistem melalui layanan digital Electric Vehicle Digital Services (EVDS) di aplikasi PLN Mobile, termasuk fitur Trip Planner dan AntreEV. “Kami akan terus memperkuat infrastruktur dan layanan digital agar ekosistem kendaraan listrik tumbuh berkelanjutan,” tutup Adi.

EKONOMIEnergiJaringan SPKLU PLN Melonjak 44% Sepanjang 2025, Ekosistem Kendaraan Listrik Kian Matang
- Advertisement -spot_img

TERKINI

- Advertisement -spot_img