Jumat, Februari 6, 2026
spot_img

Listrik di Aceh Hampir Pulih Total, 98,9 Persen Desa Kembali Menyala Pascabencana

Petugas PLN sedang melakukan perbaikan kabel dan tiang yang terdampak erosi sungai dan tanah longsor. Hingga saat ini, sistem kelistrikan 6.432 desa telah berhasil pulih secara penuh. Dok PLN

SUARAINDONESIA.ORG – PT PLN (Persero) terus mempercepat pemulihan kelistrikan di Provinsi Aceh pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah. Hingga kini, sebanyak 6.432 desa atau sekitar 98,9 persen dari total desa di Aceh telah kembali menikmati aliran listrik.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan pemulihan dilakukan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dengan mengedepankan kecepatan, ketepatan, serta keselamatan masyarakat.

“Setelah sistem kelistrikan utama Aceh pulih, fokus kami langsung pada normalisasi jaringan distribusi hingga ke desa-desa. Alhamdulillah, hampir seluruh desa di Aceh sudah kembali menyala,” ujar Darmawan.

Meski demikian, PLN mencatat masih terdapat 68 desa atau sekitar 1,04 persen yang belum teraliri listrik. Desa-desa tersebut tersebar di delapan kabupaten, antara lain Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Barat, Aceh Utara, dan Bireuen. Wilayah ini memiliki tantangan geografis paling berat akibat akses jalan terputus, rusak parah, hingga hilang akibat banjir dan longsor.

“Kami tidak menunggu. Tim terus bergerilya menjangkau titik-titik terdalam Aceh untuk menyambung kembali listrik,” tegas Darmawan.

Sambil menunggu pemulihan jaringan permanen, PLN memastikan pasokan listrik di 68 desa tersebut tetap terjaga melalui Program 1.000 Genset dari Kementerian ESDM. Langkah ini diambil agar aktivitas masyarakat tidak terhenti meski distribusi utama belum sepenuhnya pulih.

General Manager PLN UID Aceh, Eddi Saputra, mengungkapkan tantangan terbesar saat ini adalah kerusakan infrastruktur jalan. Tercatat 171 titik longsor dan 14 jembatan rusak yang menghambat mobilisasi alat berat dan material kelistrikan.

“Begitu akses memungkinkan, tim teknis kami langsung masuk memperbaiki tiang dan kabel yang roboh. Sementara itu, genset kami siagakan agar desa tetap terang,” jelas Eddi.

Upaya PLN mendapat apresiasi dari Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, yang menyebut kehadiran genset darurat sangat membantu warga di tengah kondisi sulit.

Sebelumnya, pada pertengahan Desember 2025, sistem kelistrikan utama Aceh telah pulih sepenuhnya, menjadi fondasi percepatan penyaluran listrik ke seluruh wilayah provinsi tersebut.

EKONOMIEnergiListrik di Aceh Hampir Pulih Total, 98,9 Persen Desa Kembali Menyala Pascabencana
- Advertisement -spot_img

TERKINI

- Advertisement -spot_img