Sabtu, Agustus 30, 2025
spot_img

Transformasi Energi Bersih, Upaya PLN Batam Menuju Masa DepanBerkelanjutan

Dok. PLN

SUARAINDONESIA.ORG,. – Di era transisi energi global dewasa ini, PT PLN Batam menegaskan komitmennya untuk menjadi pelopor dalam penerapan energi terbarukan di wilayah Batam dan sekitarnya. Dalam wawancara khususnya dengan  Suara Indonesia belum lama ini,  Muhammad Irwansyah Putra, Direktur Utama PLN Batam, memaparkan strategi, inovasi, dan capaian perusahaan dalam mendukung keberlanjutan energi sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik.

Diakuinya, PLN Batam telah menyusun rencana umum penyediaan tenaga listrik (RUPTL) untuk periode 2024 hingga 2033, yang mengintegrasikan peningkatan penggunaan energi baru terbarukan (EBT). “Kami mempersiapkan kebutuhan tenaga listrik hingga 10 tahun ke depan dengan rata-rata pertumbuhan 18,2% per tahun,” tegas Irwansyah meyakinkan. Untuk mendukung pertumbuhan ini, PLN Batam merencanakan penambahan kapasitas pembangkit hingga 789 MW pada 2026, dengan 51 MW di antaranya berasal dari energi terbarukan.

Langkah ini menunjukkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga keberlanjutan energi sekaligus memenuhi kebutuhan listrik yang terus meningkat di kawasan Batam. Salah satu fokus pijakan PLN Batam saat ini adalah pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Beragam kolaborasi telah dilakukan, termasuk pemasangan solar photovoltaic (PV) rooftop bersama perusahaan besar di Batam. Contoh nyata di antaranya, sinergi dengan PT Sanusa Persada dengan kapasitas 369 kilowatts peak (kWp), PT MC Dermott Indonesia dengan kapasitas 6,2 MWp, yang saat ini dalam proses pemasangan. Kemudian, ada juga kebersamaan yang dijalin dengan  PT Panasonic yang mampu menghasilkan PLTS dengan kapasitas 359 kWp, dan yang sudah mendekati tahap finalisasi. Selanjutnya  sinergi dengan PT Sinergi Oil yang mampu menghasilkan pembangkit dengan kapasitas 1,4 MWp.

Tidak hanya itu, PLN Batam juga menggandeng PLN Nusantara Power dan PT Energi Baru TPS untuk mengembangkan PLTS terapung (floating solar) di Waduk TBC, Batam. Dengan kapasitas 42 MWp, proyek ini akan menjadi PLTS terapung terbesar di Kepulauan Riau, mengukuhkan Batam sebagai pusat inovasi energi terbarukan di Indonesia. Selain itu, proyek PLTS Tanjung Uma yang berkapasitas 1 MWp telah beroperasi sejak 2022, menunjukkan langkah konkret PLN Batam dalam memanfaatkan potensi energi surya.

Diakui Irwansyah, dalam pengembangan pembangkit listrik tenaga surya ini PLN Batam tidak hanya membidik di wilayah lokal setempat.  Pada 28 Agustus 2024, dengan menggandeng PT Aruna Hijau Power, PLN Batam  meresmikan PLTS berkapasitas 100 MWp di luar Batam. Proyek besar ini, yang dihadiri oleh Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Jisman B. Tejulu, menandai tonggak sejarah baru dalam upaya transisi energi di Indonesia. PLTS ini dirancang untuk menyuplai energi ke kawasan industri dan menciptakan dampak ekonomi yang signifikan.

Inovasi Teknologi dan Persiapan SDM

PLN Batam juga mempersiapkan diri untuk mengatasi tantangan masa depan dengan menggunakan teknologi mutakhir. Salah satu proyek strategis adalah rencana Interkoneksi Sumatera-Batam, yang akan mulai beroperasi pada 2028. Proyek ini menggunakan teknologi kabel bawah laut untuk menghubungkan jaringan listrik di Sumatera dan Batam. “Proyek ini akan menyediakan dedicated green energy bagi pelanggan data center di Batam sebesar 800 MW hingga 1.200 MW pada 2033,” jelas Irwansyah. Untuk mendukung proyek tersebut, PLN Batam juga berinvestasi dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) dengan keahlian di bidang energi terbarukan dan teknologi kabel bawah laut.

Keberhasilan PLN Batam tidak lepas dari kolaborasi erat dengan pemerintah dan berbagai pihak terkait. “Kami selalu bersinergi dengan pemerintah melalui Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan dalam menyusun rencana pembangunan infrastruktur kelistrikan berbasis energi terbarukan,” kata Irwansyah.

Selain itu, PLN Batam juga menjalankan program sosial untuk meningkatkan akses energi di daerah kepulauan yang sulit dijangkau. Program-program ini mencakup penyediaan listrik bagi masyarakat terpencil untuk mendukung pemerataan pembangunan di Kepulauan Riau.

Dengan langkah strategis yang dirancang untuk mendukung penggunaan energi terbarukan, PLN Batam telah membuktikan komitmennya dalam mendukung transisi energi nasional. Dari pengembangan PLTS di Batam hingga kolaborasi lintas sektor, perusahaan ini terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan listrik yang berkelanjutan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Melalui langkah-langkah terobosan ini, PLN Batam tidak hanya memastikan pasokan listrik yang andal tetapi juga berkontribusi pada pengurangan emisi karbon dan ketergantungan pada energi fosil. Dengan visi jangka panjang dan kerja sama yang kuat, masa depan Batam sebagai pusat energi terbarukan Indonesia semakin cerah.

DAERAHTransformasi Energi Bersih, Upaya PLN Batam Menuju Masa DepanBerkelanjutan
- Advertisement -spot_img

TERKINI

- Advertisement -spot_img