
SUARAINDONESIA.ORG – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menaruh perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur yang rusak di sejumlah wilayah Ibu Kota, terutama jalan beda tinggi di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. Usai meninjau langsung lokasi pada Senin, 27 Oktober 2025, Pramono memastikan akan menggelar rapat terbatas (ratas) bersama jajaran terkait untuk membahas langkah penanganan.
“Besok kita akan secara khusus mengadakan rapat terbatas yang berkaitan dengan kasus-kasus yang kemarin kita lihat di Jakarta Utara,” ujar Pramono di Jakarta, Selasa, 28 Oktober 2025.
Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menindaklanjuti seluruh laporan masyarakat mengenai kerusakan fasilitas umum, termasuk jembatan dan jalan yang belum rampung. “Termasuk jembatan ataupun apa yang belum selesai akan saya selesaikan,” tegasnya.
Peninjauan dilakukan Pramono di Jalan Inspeksi Kali Duri, Penjaringan, bersama Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo dan Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat. Jalan tersebut diketahui memiliki perbedaan ketinggian yang cukup ekstrem di salah satu sisi, sehingga sering menyebabkan kendaraan terperosok dan membahayakan pengguna jalan.
Pramono meminta Dinas Bina Marga segera berkoordinasi dengan pihak pengembang yang sebelumnya membangun jalan tersebut. Ia tidak ingin persoalan infrastruktur terbengkalai hingga menimbulkan risiko bagi warga.
Kepala Dinas Bina Marga, Heru Suwondo, memastikan pihaknya akan menindaklanjuti temuan itu dalam waktu dekat. “Kami akan komunikasikan dengan pihak pengembang. Kalau bisa dilanjut, dilanjut. Kalau pengembangnya sudah tidak bisa, kami, DKI yang akan masuk,” ujarnya.
Langkah cepat ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Pramono Anung untuk memperbaiki wajah infrastruktur kota. Pemerintah daerah bertekad memastikan seluruh proyek publik, terutama yang mangkrak sejak lama, dapat segera dituntaskan demi keselamatan dan kenyamanan warga Jakarta.




