
SUARAINDONESIA.ORG – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat sinergi dengan PT Indomarco Prismatama atau Indomaret untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha waralaba.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Penyediaan, Pemanfaatan, dan Pemasaran Produk dan Layanan Perbankan di Grha BNI, Jakarta, Rabu (30/9/2026).
Melalui kerja sama ini, BNI menyediakan solusi pembiayaan bagi calon maupun mitra franchise Indomaret melalui produk BNI Wirausaha dan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Pembiayaan dapat dimanfaatkan untuk investasi, pembukaan gerai hingga pengembangan usaha.
Marcomm Executive Director Indomaret Bastari Akmal mengatakan, kerja sama tersebut menjadi langkah untuk memperkuat dukungan pembiayaan bagi mitra franchise.
“Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya mendukung pembukaan toko, tetapi juga membantu franchisee mengembangkan usahanya secara berkelanjutan,” ujar Bastari.
Kebutuhan pembiayaan dinilai semakin terbuka seiring ekspansi jaringan Indomaret. Pada 2026, sekitar 500 toko franchise baru ditargetkan dibuka, sementara 1.088 toko memasuki periode perpanjangan kerja sama.
Direktur Network & Retail Funding BNI Rian Eriana Kaslan mengatakan, pengembangan waralaba memiliki peran penting dalam membuka kesempatan masyarakat menjadi pelaku usaha.
“Fokus awal BNI adalah menghadirkan solusi pembiayaan bagi mitra waralaba Indomaret melalui BNI Wirausaha dan Kredit Usaha Rakyat,” kata Rian.
Sinergi tersebut juga akan diperluas melalui Supplier Financing bagi pemasok private label Indomarco Prismatama dan produk segar Indogrosir.
Selain pembiayaan, BNI turut menyediakan berbagai layanan perbankan bagi karyawan Indomaret Group, melengkapi kolaborasi sebelumnya seperti cash management, ATM, CRM, EDC dan QRIS.
Melalui kerja sama ini, BNI dan Indomaret mendorong ekosistem usaha yang lebih terhubung sekaligus memperluas akses pembiayaan untuk memperkuat pertumbuhan sektor riil.




