
SUARAINDONESIA.ORG – SUARAINDONESIA.ORG – Anggota Komisi XIII DPR RI Pangeran Khairul Saleh mendesak pemerintah memperkuat dukungan peralatan bagi relawan yang selama ini berada di garis depan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Desakan tersebut disampaikan menyusul tingginya angka karhutla di Kabupaten Banjar yang telah mencapai 450 titik berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Jumlah itu disebut menjadi yang tertinggi di antara 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.
Pangeran mengaku menerima laporan dari Bumi Rescue 690 Kabupaten Banjar dan sejumlah relawan yang hampir setiap hari turun ke lapangan untuk memadamkan api. Namun, mereka masih menghadapi keterbatasan peralatan dan dukungan operasional.
“Hampir setiap hari relawan di Kabupaten Banjar melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan. Hingga sekarang mencapai 450 titik,” ujar Pangeran dalam keterangan tertulis, Jumat (11/9/2026).
Menurut politisi Fraksi PAN tersebut, para relawan tidak mengharapkan imbalan atas kerja kemanusiaan yang mereka lakukan. Bahkan, kebutuhan konsumsi saat bertugas banyak dibantu oleh masyarakat sekitar lokasi kebakaran.
Ia menilai penanganan karhutla harus menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, dan relawan. Karena itu, pemerintah diminta segera memberikan perhatian lebih serius terhadap Kabupaten Banjar yang saat ini menghadapi jumlah titik kebakaran cukup tinggi.
Pangeran juga berharap Presiden Prabowo Subianto dapat mendengar langsung aspirasi masyarakat Kabupaten Banjar. Ia menegaskan warga hanya menginginkan keadilan dan dukungan agar karhutla dapat segera teratasi serta kualitas udara kembali membaik.
“Penanganan karhutla ini harus diselesaikan secara bersama-sama. Masyarakat Kabupaten Banjar hanya meminta keadilan karena mereka juga bagian dari NKRI,” tegasnya.




