Komitmen Pegadaian Perkuat Ekosistem Bank Emas Indonesia

Foto Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan. Dok Pegadaian

SUARAINDONESIA.ORG – PT Pegadaian semakin mempertegas posisinya sebagai pemimpin ekosistem Bank Emas di Indonesia. Berbekal pengalaman lebih dari 125 tahun, perusahaan terus memperluas layanan berbasis emas sekaligus memperkuat ekosistem bullion nasional yang menjadi salah satu agenda strategis pemerintah melalui Asta Cita.

Di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global dan tingginya minat masyarakat terhadap aset safe haven, bisnis emas Pegadaian menunjukkan pertumbuhan yang konsisten. Hingga April 2026, berbagai lini layanan emas perusahaan mencatatkan kinerja positif, mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap instrumen investasi berbasis logam mulia.

Transformasi yang dilakukan Pegadaian juga membuka akses investasi emas yang semakin mudah, aman, dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Tidak hanya melayani kebutuhan investasi individu, Pegadaian kini menghadirkan ekosistem layanan emas yang terintegrasi mulai dari investasi, pembiayaan, penyimpanan, hingga perdagangan emas.

Sebagai institusi keuangan dengan visi menjadi The Leader in Gold Ecosystem, Pegadaian menghadirkan empat layanan utama Bank Emas. Pertama, Deposito Emas, yang memungkinkan nasabah mendepositokan emas fisik maupun saldo Tabungan Emas dengan pilihan tenor enam, sembilan, dan 12 bulan. Berbeda dengan deposito konvensional, imbal hasil diberikan dalam bentuk gramasi emas sehingga kepemilikan emas nasabah terus bertambah selama masa deposito.

Layanan kedua adalah Pinjaman Modal Kerja Emas yang ditujukan bagi pelaku industri emas, seperti pengrajin, produsen, maupun pedagang perhiasan. Melalui skema ini, pembiayaan diberikan dalam bentuk emas dan dikembalikan dalam bentuk emas, sehingga pelaku usaha dapat meminimalkan risiko fluktuasi harga logam mulia.

Pegadaian juga menyediakan Jasa Titipan Emas Korporasi sebagai fasilitas penyimpanan emas dengan standar keamanan tinggi. Layanan ini memungkinkan perusahaan maupun institusi yang memiliki aset emas dalam jumlah besar untuk menyimpan dan mengelola asetnya secara lebih aman dan profesional.

Selain itu, Pegadaian terus memperkuat layanan Perdagangan Emas melalui jaringan outlet yang tersebar di seluruh Indonesia. Emas yang dipasarkan memiliki kadar kemurnian 24 karat, bersertifikat resmi, serta didukung sistem pengelolaan yang transparan.

Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, mengungkapkan bahwa hingga April 2026 total kelolaan ekosistem emas Pegadaian telah mencapai sekitar 145 ton.

“Total kelolaan ekosistem emas Pegadaian menembus angka sekitar 145 ton. Termasuk di dalamnya kelolaan Tabungan Emas Pegadaian yang kini mencapai lebih dari 20 ton dengan valuasi lebih dari Rp51 triliun. Alhamdulillah, outstanding loan (OSL) produk Cicilan Emas juga mengalami pertumbuhan signifikan hingga 152,79 persen secara tahunan menjadi Rp13,85 triliun per 30 April 2026,” ujar Damar.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi indikator semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan emas Pegadaian sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai penggerak utama ekosistem emas nasional.

Pengembangan layanan Bank Emas juga ditopang infrastruktur yang kuat. Pegadaian saat ini didukung lebih dari 4.000 outlet di seluruh Indonesia, fasilitas vault berstandar internasional, jaringan distribusi emas fisik yang luas, serta sistem pencatatan emas fisik dan digital dengan jaminan underlying asset 1:1.

Di sisi digital, Pegadaian terus mempercepat transformasi layanan melalui aplikasi Tring! by Pegadaian. Aplikasi tersebut memungkinkan masyarakat mengakses berbagai layanan keuangan dalam satu platform, mulai dari transaksi investasi emas, pembiayaan, hingga layanan Pegadaian lainnya secara praktis.

Komitmen memperkuat ekosistem Bank Emas ini juga menjadi bagian dari dukungan Pegadaian terhadap pengembangan industri bullion nasional. Perseroan menilai penguatan ekosistem emas domestik akan mendorong hilirisasi, meningkatkan nilai tambah sumber daya nasional, serta memperkuat daya saing industri emas Indonesia.

Dengan dukungan jaringan yang luas, layanan yang semakin terintegrasi, serta inovasi yang terus dikembangkan, Pegadaian optimistis mampu menjadi mitra utama masyarakat dan pelaku usaha dalam mengembangkan potensi emas nasional. Melalui langkah tersebut, perusahaan berharap dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi sekaligus mewujudkan visi bersama untuk MengEMASkan Indonesia.

EKONOMIKorporasiKomitmen Pegadaian Perkuat Ekosistem Bank Emas Indonesia
- Advertisement -spot_img

TERKINI

- Advertisement -spot_img