Senin, April 13, 2026
spot_img

Akselerasi Transisi Energi, Universitas Pertamina Hadirkan Inovasi “Entrepreneurial University”

Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S.,IPU., Rektor Universitas Pertamina

SUARAINDONESIA.ORG – Sebagai kampus teknologi dan bisnis energi, UPER memposisikan diri sebagai pusat pengembangan talenta energi masa depan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui tiga pilar utama, yakni kurikulum berbasis transisi energi dan energi baru terbarukan (EBT), penelitian inovasi teknologi rendah karbon, serta pengabdian masyarakat melalui kolaborasi dengan industri energi.

Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S.,IPU., menjelaskan bahwa NZE tidak dimaknai sekadar menghilangkan penggunaan energi fosil. Menurutnya, upaya tersebut juga mencakup pengurangan emisi dari minyak, gas, dan batu bara melalui pemanfaatan teknologi seperti Carbon Capture and Storage (CCS).

“Universitas Pertamina memaknai NZE sebagai upaya meminimalkan emisi melalui pemanfaatan teknologi canggih, sekaligus tetap menjaga ketahanan energi nasional,” ujarnya kepada Suara Indonesia.

Pada pilar pertama, UPER melakukan restrukturisasi kurikulum dari kurikulum 2021 menuju kurikulum baru periode 2026– 2031 yang berfokus pada keberlanjutan energi.  Kurikulum tersebut menekankan inovasi energi terbarukan, termasuk pengembangan material baterai, teknologi panas bumi, serta pemanfaatan limbah menjadi sumber energi.

Sebagai institusi pendidikan yang berkembang di tengah dinamika industri, Universitas Pertamina turut menyelaraskan kebutuhan transisi energi melalui penyesuaian kurikulum di seluruh program studi.

Proses penyusunan kurikulum tersebut dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk sektor industri, PT Pertamina (Persero), serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, agar materi pembelajaran tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan sektor energi masa depan.

Pilar kedua adalah penguatan riset dosen yang difokuskan pada pengembangan teknologi energi rendah karbon. Penelitian tersebut didukung oleh 11 Center of Excellence (CoE), antara lain Center of Excellence for Sustainable Geoscience serta Center of Excellence for Sustainable Technology in Energy and Environment.

Riset yang dilakukan mencakup berbagai bidang, mulai dari pemanfaatan sampah menjadi energi, pengembangan panas bumi (geotermal), hingga eksplorasi natural hydrogen yang memiliki karakteristik reservoir mirip migas. Sementara pada pilar ketiga, melalui Sustainability Center dan kolaborasi dengan PT Pertamina, UPER mendorong terciptanya keseimbangan emisi positif dan negatif guna mendukung ketahanan energi berkelanjutan menuju visi Indonesia Emas 2045.

Ke depan, Universitas Pertamina menargetkan menjadi entrepreneurial university berkelas global di bidang teknologi dan bisnis energi pada 2035. Melalui penguatan pendidikan, riset, dan inovasi, kampus ini diharapkan mampu melahirkan terobosan yang berkontribusi nyata bagi masa depan energi Indonesia. (SI)

NEWSNasionalAkselerasi Transisi Energi, Universitas Pertamina Hadirkan Inovasi “Entrepreneurial University”
- Advertisement -spot_img

TERKINI

- Advertisement -spot_img