Jumat, Februari 6, 2026
spot_img

Ketua Komisi X DPR: Aspirasi dan Kecemasan Pemuda Harus Diterjemahkan Jadi Program Nyata

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR RI ke Semarang, Jawa Tengah. Dok DPR RI

SUARAINDONESIA.ORG – Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menegaskan pentingnya menerjemahkan aspirasi serta kecemasan pemuda ke dalam program pemerintah yang konkret dan tepat sasaran. Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada pemuda di daerah dengan tingkat pengangguran tinggi, pertumbuhan ekonomi rendah, hingga wilayah rawan bencana.

“Sayang sekali kalau mereka tidak bisa menciptakan sesuatu sesuai passion dan cita-citanya karena keterbatasan sistem,” ujar Hetifah saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR RI ke Semarang, Jawa Tengah, Rabu (4/2/2026).

Hetifah menolak anggapan bahwa tuntutan pemuda terhadap negara merupakan bentuk kemanjaan. Ia menilai, realitas yang dihadapi generasi muda saat ini memang penuh tantangan, sehingga membutuhkan kehadiran negara yang lebih responsif. Dalam hal ini, organisasi kepemudaan memiliki peran strategis sebagai jembatan antara pemuda dan pemerintah.

“Organisasi kepemudaan itu tugasnya melayani, mendengar, dan menyalurkan aspirasi. Jangan dilihat sebagai individu yang sekadar meminta fasilitas,” katanya.

Dari pertemuan dengan berbagai organisasi kepemudaan, Hetifah mencatat dua persoalan utama yang menjadi kegelisahan pemuda, yakni keterbatasan akses pendidikan dan ketidakpastian dunia kerja. Tingginya jenjang pendidikan, menurutnya, belum tentu berbanding lurus dengan jaminan pekerjaan maupun kemampuan menciptakan lapangan usaha.

“Ekosistem ketenagakerjaan kita belum sepenuhnya ramah bagi generasi muda,” ujarnya.

Ia juga menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap program-program pemerintah agar benar-benar menjawab kebutuhan pemuda di lapangan. Hetifah mengingatkan, kebijakan tidak boleh dirumuskan tanpa mendengar suara generasi muda.

Selain itu, ia menilai berbagai program seperti beasiswa, pelatihan, permodalan, dan kewirausahaan sebenarnya sudah tersedia, namun masih tersebar di banyak kementerian dan belum terintegrasi. Menurutnya, Kementerian Pemuda dan Olahraga memiliki peran strategis untuk mengonsolidasikan program tersebut sekaligus memperkuat kanal aspirasi pemuda.

“Masukan hari ini menjadi bahan penting untuk memperbaiki komunikasi antara pemuda dan para pembuat kebijakan,” pungkas Hetifah.

NEWSPolitikKetua Komisi X DPR: Aspirasi dan Kecemasan Pemuda Harus Diterjemahkan Jadi Program...
- Advertisement -spot_img

TERKINI

- Advertisement -spot_img