
SUARAINDONESIA.ORG – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menilai upaya hilirisasi industri di Indonesia, khususnya sektor karet, masih belum memberikan dampak maksimal bagi perekonomian nasional. Penilaian tersebut disampaikannya usai Komisi VII DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik bersama Kementerian Perindustrian dan Bridgestone Group di PT Bridgestone Sumatera Rubber Estate (BSRE), Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Jumat (23/1/2026).
Menurut Novita, keberhasilan hilirisasi tidak bisa hanya dilihat dari peningkatan volume produksi atau ekspor. Ia menyoroti masih dominannya ekspor barang setengah jadi yang mencapai sekitar 85 persen dari total ekspor nasional, sehingga nilai tambah bagi negara maupun kesejahteraan petani belum optimal.
“Ini harus menjadi catatan kritis bagi Kementerian Perindustrian, bagaimana hilirisasi benar-benar menambah nilai bagi Indonesia, terutama bagi petani dan masyarakat di sekitar kawasan industri,” ujar Novita.
Legislator dari Dapil Jawa Timur VII ini juga menekankan pentingnya pengelolaan lingkungan dan pelestarian keanekaragaman hayati di sekitar industri karet. Ia mengungkapkan bahwa dalam diskusi dengan manajemen PT Bridgestone, terungkap adanya penurunan produksi akibat faktor cuaca dan dinamika geopolitik global, yang turut berdampak pada penerimaan negara.
Lebih lanjut, Novita menegaskan bahwa kunjungan kerja Komisi VII bertujuan menyerap aspirasi sekaligus memetakan persoalan strategis untuk mendorong peningkatan nilai tambah industri karet nasional. Ia mendorong pemberian insentif yang terintegrasi bagi industri yang bertransformasi menuju industri hijau.
“Saya mengapresiasi perusahaan yang sudah bertransformasi ke industri hijau. Namun insentif itu harus berdampak langsung pada petani, penyerapan tenaga kerja lokal, serta peningkatan daya saing nasional,” tegasnya.
Novita juga mengingatkan pemerintah agar tidak hanya berorientasi pada target ekspor, tetapi terlebih dahulu memperkuat pasar domestik agar Indonesia benar-benar menjadi tuan rumah di negeri sendiri.




