Jumat, Februari 6, 2026
spot_img

Komisi II DPR Apresiasi Bank Kaltimtara, Dividen Rp300 Miliar Perkuat APBD dan Dorong UMKM

Ketua Tim Kunspek Komisi II DPR RI, Aria Bima saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI, di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (22/1/2026). Dok DPR RI

SUARAINDONESIA.ORG – Komisi II DPR RI menilai kontribusi dividen Bank Kaltimtara terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalimantan Timur sebagai contoh nyata keberhasilan pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) secara profesional. Bank Kaltimtara dinilai mampu memberi nilai tambah bagi keuangan daerah, bukan justru menjadi beban fiskal.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi II DPR RI Aria Bima saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (22/1/2026).

“Bank Kaltimtara ini menghasilkan dividen yang cukup memberi penguatan pada pendapatan daerah, kurang lebih sekitar Rp300 miliar. Ini angka yang sangat berarti bagi APBD,” ujar Aria.

Menurut Politisi Fraksi PDI Perjuangan itu, capaian tersebut menunjukkan bahwa BUMD dapat menjadi sumber fiskal alternatif di tengah tingginya ketergantungan daerah terhadap dana transfer dari pemerintah pusat. Ia menegaskan, penguatan BUMD menjadi kunci menuju kemandirian fiskal daerah.

“Kalau kita ingin daerah semakin mandiri, maka BUMD seperti ini harus terus diperkuat,” tegasnya.

Aria juga menyoroti potensi besar Bank Kaltimtara dengan total aset mencapai Rp7,9 triliun. Ia menilai aset tersebut dapat dioptimalkan untuk memperluas pembiayaan sektor produktif, khususnya UMKM dan usaha menengah, terutama pada periode 2026–2027 yang diprediksi menjadi momentum pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur.

“Dengan aset Rp7,9 triliun, ini sudah luar biasa jika dimaksimalkan untuk pembiayaan kredit UMKM dan usaha menengah,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menyampaikan bahwa dividen Bank Kaltimtara sangat membantu menjaga stabilitas keuangan daerah, terutama di tengah fluktuasi pendapatan sektor sumber daya alam.

“Kalimantan Timur masih dalam masa transisi ekonomi. Dividen Bank Kaltimtara sangat membantu menjaga stabilitas keuangan daerah,” ujarnya.

Rudy menegaskan pemerintah provinsi berkomitmen menjaga tata kelola Bank Kaltimtara agar tetap sehat, transparan, dan berkelanjutan, sekaligus mampu menopang berbagai sektor strategis seperti pertambangan, perkebunan, migas, dan pelayaran.

“Bank Kaltimtara hadir untuk menopang semua aktivitas ekonomi strategis di daerah,” pungkasnya.

NEWSPolitikKomisi II DPR Apresiasi Bank Kaltimtara, Dividen Rp300 Miliar Perkuat APBD dan...
- Advertisement -spot_img

TERKINI

- Advertisement -spot_img