Sabtu, Februari 7, 2026
spot_img

Sinergi OJK–BI Percepat Transformasi Ekonomi Digital

Dok OJK

SUARAINDONESIA.ORG – Transformasi digital menjadi mesin baru penggerak ekonomi Indonesia. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya bersinergi dengan Bank Indonesia (BI) serta Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian untuk mempercepat perubahan besar ini, sejalan dengan visi Asta Cita Pemerintah memperkuat kemandirian dan daya saing nasional.

Komitmen tersebut disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, saat membuka Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) dan Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2025 di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis.

Mahendra menekankan bahwa digitalisasi bukan hanya soal adopsi teknologi, melainkan kemampuan menciptakan inovasi yang membuka akses lebih inklusif dan memperkuat kepercayaan masyarakat. “OJK menjaga ekosistem keuangan digital yang aman, adaptif, dan inklusif. Transformasi ini harus memberi manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

OJK juga terus memperkuat pengawasan berbasis data dan teknologi seperti supervisory technology (SupTech), integrasi data antar-sektor, dan kolaborasi lebih erat dengan otoritas fiskal, moneter, serta pelaku industri. “Inovasi dan mitigasi risiko harus berjalan beriringan,” tegas Mahendra.

Gubernur BI Perry Warjiyo menambahkan bahwa digitalisasi ekonomi hanya bisa berhasil melalui sinergi nasional. “Kolaborasi pemerintah, BI, dan OJK menjadi kunci terwujudnya digitalisasi yang inklusif dan efisien menuju Indonesia Maju,” katanya.

Sementara itu, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan target besar pemerintah, kontribusi ekonomi digital meningkat hingga lebih dari sembilan kali lipat pada 2045, setara 15,5–19,6 persen dari PDB. Pemerintah juga memperluas akses keuangan melalui Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI), yang kini mencatat tingkat inklusi keuangan mencapai 92,74 persen dengan literasi 66,64 persen.

Menko Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono, menegaskan pentingnya infrastruktur, literasi digital, serta keamanan siber untuk menjaga kepercayaan publik dalam transformasi ini. Pembukaan FEKDI x IFSE 2025 dihadiri jajaran OJK, BI, serta asosiasi industri sistem pembayaran dan fintech, menandai langkah bersama memperkuat ekosistem ekonomi digital Indonesia yang semakin maju dan kompetitif.

EKONOMISinergi OJK–BI Percepat Transformasi Ekonomi Digital
- Advertisement -spot_img

TERKINI

- Advertisement -spot_img