
SUARAINDONESIA.ORG – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) berhasil meraih penghargaan spesial kategori The Most Impactful Community Resilience through Microfinance dalam ajang Bisnis Indonesia Financial Awards (BIFA) 2025 yang digelar di Jakarta, Rabu (17/9/2025).
Apresiasi ini diberikan karena PNM dinilai mampu memperkuat sektor ultra mikro melalui akses permodalan dan pendampingan berkelanjutan, khususnya lewat program PNM Mekaar yang memberdayakan jutaan perempuan pra-sejahtera menjadi pengusaha tangguh.
PNM tidak hanya menyalurkan modal, tetapi juga memberikan pendampingan usaha secara sistematis sehingga pelaku usaha ultra mikro mampu bertahan dari gejolak ekonomi, membuka lapangan kerja, dan tumbuh berkelanjutan.
Komitmen tersebut sejalan dengan Asta Cita pemerintah pada poin ketiga, yaitu mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan menciptakan lapangan kerja berkualitas.
Lebih jauh, PNM juga meluncurkan instrumen Orange Bonds senilai Rp16 triliun yang dikhususkan untuk pemberdayaan perempuan pra-sejahtera.
Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, menyampaikan terima kasih atas penghargaan ini.
“Dengan Orange Bonds dan pendampingan sistematis, kami ingin setiap perempuan naik kelas menjadi tulang punggung ekonomi keluarga, tidak sekadar bertahan hidup, tetapi juga menjadi pelopor keluarga sejahtera,” ujarnya.
PNM optimistis penghargaan ini akan mendorong kolaborasi lebih luas dengan pemerintah, lembaga keuangan, dan masyarakat. Upaya tersebut diharapkan memperkuat ekonomi kerakyatan dan menjadi bagian dari langkah menuju visi Indonesia Emas 2045.




