Minggu, Februari 8, 2026
spot_img

Pertamina Geothermal Bangun Pilot Plant Hidrogen Hijau di Ulubelu

Direktur Utama PGEO, Julfi Hadi di IIGCE. Dok SI

SUARAINDONESIA.ORG – PT Pertamina (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), resmi memulai pembangunan Pilot Plant Green Hydrogen di Ulubelu, Lampung. Proyek ini memanfaatkan teknologi Anion Exchange Membrane (AEM) Electrolyzer dengan sumber energi panas bumi untuk menghasilkan hidrogen hijau ramah lingkungan.

Direktur Utama PGEO, Julfi Hadi, menegaskan bahwa langkah ini menjadi tonggak penting dalam upaya Pertamina membangun ekosistem energi hijau end-to-end.

“Proyek ini bagian dari strategi PGE membangun rantai bisnis hijau yang terintegrasi dari hulu ke hilir, mulai dari produksi, distribusi, hingga pemanfaatannya. Kami berharap dukungan penuh seluruh pemangku kepentingan agar ekosistem green hydrogen ini dapat berkembang pesat,” ujar Julfi, Sabtu (20/9/2025).

Menurut Julfi, model pengembangan Green Hydrogen Plant di Ulubelu dapat direplikasi ke berbagai Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) lain milik PGEO. Fasilitas ini juga diyakini membuka peluang besar bagi solusi energi bersih untuk transportasi maupun industri rendah karbon.

Tak hanya berhenti di hidrogen, roadmap PGE juga mencakup hilirisasi produk turunan seperti green ammonia dan green methanol sebagai energi masa depan.

Komitmen pengembangan ekosistem energi bersih itu turut diperkuat dengan penandatanganan kerja sama antara PGE dan PT Toyota Manufacturing Indonesia, serta joint study agreement bersama Pertamina Energy Terminal.

Fasilitas percontohan ini dirancang memproduksi hingga 100 kilogram hidrogen hijau per hari dengan tingkat efisiensi tinggi, mencapai 82–88%.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, menyebut inisiatif ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung transisi energi nasional.

“Geothermal adalah sumber energi dengan cadangan besar di Indonesia. PGE terus berinovasi untuk memaksimalkan potensinya, sekaligus mempercepat transisi menuju energi bersih,” tegas Fadjar.

Melalui langkah ini, Pertamina menegaskan peranannya sebagai motor penggerak inovasi energi hijau, sekaligus mendukung target Indonesia menuju ketahanan energi dan net zero emission 2060.

EKONOMIEnergiPertamina Geothermal Bangun Pilot Plant Hidrogen Hijau di Ulubelu
- Advertisement -spot_img

TERKINI

- Advertisement -spot_img