
SUARAINDONESIA.ORG – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI tengah menggenjot pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Haji dan Umrah yang ditargetkan rampung pada Agustus 2025. Regulasi baru ini dinilai sangat mendesak untuk memperkuat tata kelola ibadah haji dan umrah sekaligus menjawab tantangan pelayanan bagi jutaan jemaah Indonesia.
Anggota Komisi VIII DPR RI, Achmad, menegaskan bahwa RUU ini menjadi landasan penting untuk memastikan kepastian hukum, modernisasi pengelolaan, hingga peningkatan kualitas layanan. “Undang-undang ini sangat mendesak untuk segera dirampungkan. Kita ingin penyelenggaraan haji dan umrah memiliki kepastian hukum, pengelolaan yang modern, dan pelayanan berkualitas,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (23/8/2025).
Achmad menilai, dinamika kebijakan di Arab Saudi yang terus berkembang menuntut regulasi yang lebih adaptif, mulai dari sistem syarikah, penggunaan teknologi, hingga tata kelola transportasi dan akomodasi. “Kita tidak bisa lagi memakai pola lama. Kebijakan baru dari Arab Saudi harus segera kita respons agar jemaah tidak terkendala di lapangan,” tegas politisi Fraksi Demokrat tersebut.
Tak hanya soal regulasi, Achmad juga menyoroti pentingnya pengamanan zona strategis di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) sebagai titik paling krusial dalam rangkaian ibadah haji. Ia mendorong agar Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) segera memastikan pembayaran dan kontrak layanan di kawasan itu. “Zona Armuzna itu vital, karena di situlah biasanya masalah muncul. Harus dipastikan sejak dini agar jemaah tenang dan ibadah lancar,” jelasnya.
Menurutnya, pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan banyak persoalan teknis di Armuzna, mulai dari kepadatan hingga keterbatasan layanan. Karena itu, ia menekankan perlunya syarikah yang profesional dan berpengalaman menangani jemaah Indonesia.
“Kalau zona ini bisa dipastikan sejak awal, insyaallah penyelenggaraan haji kita tahun depan lebih tertata, jemaah lebih nyaman, dan reputasi Indonesia sebagai pengirim jemaah haji terbesar di dunia juga semakin positif,” pungkasnya.