Sabtu, Agustus 30, 2025
spot_img

PLN UID Jawa Tengah dan DIY: Capai Rasio Elektrifikasi 100%, Dukung Pemerataan Energi Nasional

Dok. Istimewa

SUARAINDONESIA.ORG,. – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, terus menunjukkan komitmen kuat dalam memberikan akses listrik kepada masyarakat, termasuk di wilayah terpencil. Dengan keberhasilan mencapai rasio elektrifikasi 100% di daerah pedesaan dan terpencil, PLN UID Jawa Tengah dan DIY mencatatkan prestasi yang signifikan dalam mendukung pemerataan energi di Indonesia.

Berdasarkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL), PLN UID Jawa Tengah dan DIY berhasil melistriki seluruh desa di wilayahnya. Hingga triwulan ketiga tahun 2024, rasio desa berlistrik di Jawa Tengah dan DIY telah mencapai 100% dari total 9.001 desa, sesuai data Kepmendagri Nomor 100.1.1-6117 Tahun 2022.

“Capaian ini menunjukkan komitmen PLN untuk melistriki seluruh pelosok Jawa Tengah dan DIY, memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dari akses listrik. Ini adalah bagian dari dukungan kami terhadap pembangunan daerah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” kata General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, Sugeng Widodo kepada SuaraIndonesia bangga.

Dalam mencapai target ini, PLN UID Jawa Tengah dan DIY menggunakan pendekatan inovatif, termasuk memanfaatkan teknologi energi baru dan terbarukan (EBT) seperti panel surya dan pembangkit listrik tenaga mikrohidro. Langkah ini menjadi solusi untuk daerah yang sulit dijangkau jaringan utama. “Kami memanfaatkan energi terbarukan, seperti PLTS, untuk melistriki desa-desa terpencil yang jauh dari jaringan nasional. Hal ini tidak hanya mempercepat rasio elektrifikasi tetapi juga mendorong bauran energi hijau yang lebih ramah lingkungan,” ujar Sugeng.

PLN juga memberikan subsidi dan insentif untuk membantu masyarakat di pedesaan mendapatkan akses listrik. Dengan upaya ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan listrik untuk kebutuhan sehari-hari tetapi juga membuka peluang baru di sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

Meskipun berhasil mencapai rasio elektrifikasi 100%, perjalanan PLN tidaklah mudah. Sugeng mengungkapkan, tantangan utama adalah medan sulit di wilayah pedesaan dan terpencil, seperti desa di pegunungan, hutan, atau pulau-pulau kecil yang sulit dijangkau.“Medan yang sulit dan infrastruktur yang terbatas sering kali menjadi hambatan. Namun, kami percaya tantangan adalah peluang. Kami terus berinovasi, bekerja dengan cara berbeda, dan menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengatasi kendala tersebut,” jelasnya.

Sugeng menekankan, keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras insan PLN yang tidak hanya bekerja lebih keras tetapi juga lebih cerdas melalui pendekatan yang inovatif.

Menjaga Kualitas

PLN UID Jawa Tengah dan DIY memastikan stabilitas layanan listrik di wilayah terpencil melalui strategi khusus. Salah satunya adalah penerapan sistem monitoring real-time untuk memantau kualitas pasokan listrik. Dengan teknologi ini, gangguan dapat dideteksi lebih awal sebelum menjadi masalah besar.

Selain itu, PLN secara rutin melakukan pemeliharaan peralatan untuk memastikan operasional berjalan lancar. Contohnya adalah proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Karimunjawa yang menjadi model pemanfaatan energi terbarukan di wilayah kepulauan. Pulau Parang, Genting, dan Nyamuk kini dilistriki menggunakan PLTS, memungkinkan masyarakat menikmati pasokan listrik yang stabil meski berada jauh dari jaringan utama.“Kami terus memastikan bahwa layanan listrik tidak hanya menjangkau tetapi juga memberikan kualitas yang andal bagi masyarakat, termasuk di daerah terpencil,” kata Sugeng.

Visi besar PLN untuk masa depan, yakni menjadi perusahaan energi berbasis teknologi tinggi, ramah lingkungan, dan inovatif. “Harapan kami adalah menjadikan PLN perusahaan energi yang futuristik, berbasis teknologi hijau, dengan sistem operasi yang robust dan SDM yang tangguh. Kami ingin PLN terus relevan dengan zaman, mampu bersaing di tingkat global, dan memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Sugeng.

PLN UID Jawa Tengah dan DIY juga berharap dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah terpencil melalui akses listrik. Dengan keberhasilan melistriki seluruh desa di wilayahnya, PLN optimistis bisa memberikan dampak positif yang signifikan bagi pembangunan berkelanjutan di Jawa Tengah dan DIY.

DAERAHPLN UID Jawa Tengah dan DIY: Capai Rasio Elektrifikasi 100%, Dukung Pemerataan...
- Advertisement -spot_img

TERKINI

- Advertisement -spot_img