Kamis, Februari 12, 2026
spot_img

Menhan Dorong Revolusi Kekuatan TNI

Dok Kemhan

SUARAINDONESIA.ORG – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin memberikan pengarahan strategis dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI 2026 di GOR A. Yani, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (10/2/2026). Di hadapan sekitar 500 perwira tinggi, Sjafrie menegaskan 2026 menjadi titik awal revitalisasi mendasar pembangunan kekuatan TNI.

Menurutnya, TNI harus tampil sebagai garda terdepan sekaligus benteng terakhir kedaulatan NKRI. Pembangunan kekuatan tidak boleh lagi berorientasi ke belakang, melainkan adaptif terhadap dinamika global yang semakin kompleks.

“Kita harus menekankan revitalisasi dan melaksanakan revolusi terhadap pembangunan kekuatan TNI. Mulai tahun 2026 ini dan ke depan, kita harus terus bergerak maju,” tegas Sjafrie.

Ia menyoroti bahwa ancaman pertahanan modern tidak hanya berbentuk agresi militer konvensional, tetapi juga menyasar ideologi, politik, hingga ekonomi. Kekayaan sumber daya alam Indonesia, kata dia, menjadi salah satu kepentingan strategis yang harus dijaga.

Karena itu, kesiapan TNI dalam Operasi Militer untuk Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dinilai mutlak. Sjafrie menekankan pertahanan semesta harus mampu merespons berbagai spektrum ancaman, termasuk intervensi asing yang mengincar potensi nasional.

Usai acara, Sjafrie mengapresiasi soliditas internal TNI. Ia menilai kekompakan dari tingkat satuan hingga pimpinan tertinggi menjadi modal utama menghadapi tantangan negara. “Saya melihat TNI sekarang kompak dan solid, dari lapangan sampai kepala staf angkatan dan Panglima TNI. Ini sangat diperlukan agar tugas dan tanggung jawab negara bisa dijawab dengan baik,” pungkasnya.

NEWSNasionalMenhan Dorong Revolusi Kekuatan TNI
- Advertisement -spot_img

TERKINI

- Advertisement -spot_img