Rabu, April 15, 2026
spot_img

Kisah Ibu Dewi di Hari Kartini, Dari Warung Kecil hingga Jadi Penggerak Lingkungan

Dok PNM

SUARAINDONESIA.ORG – Semangat R.A. Kartini tercermin dalam perjuangan Ibu Dewi Priyanti, perempuan asal Solo yang merantau ke Jakarta demi mengubah nasib. Dari seorang penjaga warung kecil, ia kini berhasil mengembangkan usaha sekaligus menjadi penggerak di lingkungan sekitarnya.

Perjalanan Ibu Dewi tidak mudah. Berbekal kemampuan memasak, ia memulai usaha dari nol dengan penuh keyakinan. Titik balik terjadi saat ia bergabung dengan PNM melalui program Mekaar. Dari pembiayaan awal Rp2 juta, usahanya kini berkembang hingga Rp10 juta.

Tak hanya fokus pada usaha, Ibu Dewi juga aktif sebagai Ketua Bank Sampah Unit Kembangs. Peran ini menunjukkan kontribusi perempuan tidak hanya dalam ekonomi keluarga, tetapi juga dalam perubahan sosial dan lingkungan.

“Saya tidak menyangka dari langkah kecil ini bisa memberi manfaat lebih luas, bukan hanya untuk keluarga tapi juga lingkungan,” ujarnya.

Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menilai kisah Ibu Dewi mencerminkan semangat Kartini masa kini. Menurutnya, keberanian perempuan untuk melangkah dan konsisten berusaha menjadi kunci kemandirian.

“Yang tumbuh bukan hanya usaha, tetapi juga kepercayaan diri dan dampak bagi sekitar,” kata Dodot.

Melalui program pemberdayaan, PNM terus membuka akses pembiayaan, pelatihan, dan pendampingan bagi perempuan prasejahtera. Kisah Ibu Dewi menjadi bukti bahwa langkah sederhana, jika dijalani dengan tekad, mampu membawa perubahan nyata bagi keluarga dan masyarakat.

EKONOMIKorporasiKisah Ibu Dewi di Hari Kartini, Dari Warung Kecil hingga Jadi Penggerak...
- Advertisement -spot_img

TERKINI

- Advertisement -spot_img