
SUARAINDONESIA.ORG – Jakarta, Indonesia – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyelenggarakan acara Pejambon Iftar 2026 pada Kamis (12/3). Kegiatan ini dihadiri oleh para duta besar dan anggota korps diplomatik di Jakarta, perwakilan organisasi internasional, pimpinan dan anggota Komisi I DPR RI, serta perwakilan media.
Dalam sambutannya, Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menyoroti pentingnya momen berbuka puasa sebagai ruang untuk memperkuat kebersamaan dan dialog di tengah situasi global yang semakin tidak menentu. “Di tengah situasi ini, iftar menjadi momen untuk refleksi dan memperkuat kebersamaan dalam mewujudkan dunia yang damai dan lebih baik,” ujarnya.
Menlu Sugiono menilai bahwa situasi global masih belum menunjukkan perbaikan yang berarti. Ia juga menyampaikan harapan agar para pemimpin dunia mengedepankan kebijaksanaan dalam meredakan eskalasi serta mewujudkan masa depan dunia yang lebih baik.
Pejambon Iftar 2026 merupakan kegiatan rutin Kementerian Luar Negeri yang diselenggarakan setiap bulan Ramadan untuk mempererat tali silaturahmi dengan para perwakilan asing di Jakarta.
Selain sambutan Menteri Luar Negeri, acara juga diisi dengan ceramah Ramadan yang disampaikan oleh Rektor Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Prof. Jamhari Makruf.




