
SUARAINDONESIA.ORG – PT PLN (Persero) mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi listrik di rumah tetap aman sebelum meninggalkan rumah saat mudik Idulfitri 1447 H. Langkah ini penting untuk menghindari potensi gangguan listrik atau risiko korsleting ketika rumah ditinggalkan dalam waktu cukup lama.
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, mengatakan pelanggan perlu memeriksa instalasi listrik dan peralatan elektronik sebelum berangkat ke kampung halaman.
“Mudik adalah momen yang dinanti banyak keluarga. Sebelum berangkat, pastikan rumah yang ditinggalkan dalam kondisi aman, termasuk instalasi listrik dan peralatan elektronik. Dengan begitu pelanggan bisa bersilaturahmi dengan lebih tenang tanpa rasa khawatir,” ujarnya, Minggu (16/3).
PLN menyarankan beberapa langkah sederhana untuk menjaga keamanan listrik selama rumah ditinggalkan. Di antaranya memastikan instalasi listrik dalam kondisi baik serta mencabut peralatan elektronik dari stop kontak guna mencegah aliran listrik yang tidak diperlukan.
Pelanggan juga disarankan menyalakan lampu seperlunya, seperti lampu teras atau halaman, untuk membantu menjaga keamanan rumah. Penggunaan lampu dengan sensor otomatis juga dinilai dapat membuat konsumsi listrik lebih efisien.
Bagi pelanggan listrik pascabayar, PLN mengingatkan agar memastikan tagihan listrik telah dibayar sebelum jatuh tempo. Sementara pelanggan prabayar diminta memastikan token listrik mencukupi selama masa mudik agar penerangan rumah tetap menyala.
Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan PLN Mobile untuk berbagai kebutuhan layanan kelistrikan, mulai dari pembelian token, pembayaran tagihan, pengajuan tambah daya, hingga melaporkan gangguan listrik.
Menurut Gregorius, aplikasi tersebut memudahkan pelanggan mengakses layanan kelistrikan kapan saja dan di mana saja selama periode mudik.




