
Melalui dukungan teknologi, Askrindo berharap dapat menjangkau lebih banyak segmen masyarakat dan pelaku usaha yang membutuhkan perlindungan keuangan yang cepat, mudah, dan terpercaya.
SUARAINDONESIA.ORG,. – Menyambut pertumbuhan ekonomi daerah yang semakin dinamis, PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) Cabang Bekasi terus melakukan berbagai langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi bisnis, khususnya di sektor asuransi kredit dan perlindungan aset pelaku usaha.
Menurut Kepala Cabang Askrindo Bekasi, Luky, Bekasi merupakan kota yang sangat potensial untuk pengembangan usaha baru. “Bekasi punya ekosistem bisnis yang sangat beragam, mulai dari ritel, jasa, industri manufaktur, hingga pengembangan perumahan. Ini jadi peluang besar bagi kami untuk memperluas layanan, terutama dalam mendukung pembiayaan UMKM melalui asuransi kredit,” ungkap Luky dalam keterangannya kepada Suara Indonesia.
Mayoritas bisnis Askrindo Cabang Bekasi saat ini berfokus pada asuransi kredit untuk sektor ritel seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), serta berbagai bentuk pembiayaan lain yang ditujukan untuk membantu UMKM. Dukungan ini terutama diberikan kepada usaha yang tidak bankable namun feasible, sehingga tetap memiliki akses terhadap perlindungan keuangan.
Bekasi punya ekosistem bisnis yang sangat beragam, mulai dari ritel, jasa, industri manufaktur, hingga pengembangan perumahan. Ini jadi peluang besar bagi kami untuk memperluas
layanan, terutama dalam mendukung pembiayaan UMKM melalui asuransi kredit.
Optimisme Askrindo Bekasi juga didorong oleh upaya pemerintah kabupaten dalam menarik investasi sejak 2023 dan pembangunan infrastruktur yang terus melaju. Menurut Luky, kondisi ini akan memicu munculnya lebih banyak pelaku bisnis ritel yang bisa bersinergi dengan Askrindo untuk pengembangan usahanya.
Tak hanya fokus pada UMKM, Askrindo Bekasi juga memperluas layanannya di sektor korporasi. Produk asuransi kredit dan asuransi umum/kerugian ditawarkan untuk melindungi aset bisnis seperti hotel, pabrik, dan properti lainnya. “Ini bentuk komitmen kami untuk memberikan perlindungan menyeluruh, baik untuk usaha mikro maupun korporasi besar,” tambah Luky.
Dengan dukungan teknologi, Askrindo berharap dapat menjangkau lebih banyak segmen masyarakat dan pelaku usaha yang membutuhkan perlindungan keuangan yang cepat, mudah, dan terpercaya. “Kami yakin sinergi antara digitalisasi, potensi daerah, dan komitmen mendukung UMKM akan menjadi kekuatan Askrindo Bekasi dalam menghadapi tantangan dan mengoptimalkan peluang bisnis ke depan,” pungkas Luky. (SI)